Jumat, 17 Agustus 2012

Istilah Umum pada Sistem Reproduksi

ISTILAH UMUM - SISTEM REPRODUKSI



  1. Reproduksi (Berkembang Biak) : Proses terbentuknya individu baru baik secara kawinataupun tidak kawin.
  2. Vegetatif : Cara reproduksi makhluk hidup secara aseksual (tanpa adanya peleburan sel kelamin jantan dan betina).
  3. Generatif : Cara reproduksi yang terjadi karena adanya peleburan dari sel kelamin jantan dan betina (sperma dan ovum), baik yang terjadi di dalam atau di luar tubuh.
  4. Ovipar : Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur. Jenis reproduksi yang mengakibatkan telur yang dikeluarkan berkembang dan menetas di luar badan induknya (ex tern).
  5. Vivipar : Hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan || Reproduksi pada hewan yang mengakibatkan telur berkembang di dalam tubuh hewan betina dan (perkembangan) janinnya mendapat makanan dr induknya (in Tern).
  6. Ovovivipar : Hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur dan melahirkan || Reproduksi yg dihasilkan dng cara mengembangkan telur di dl badan induknya, tetapi embrio tidak mendapat makanan dr induknya (n Zool).
  7. Polinasi : Jatuhnya serbuk sari pada permukaan putik.
  8. Fertilisasi : Pembuahan atau fertilisasi (singami) adalah peleburan dua gamet yang dapat berupa nukleus atau sel-sel bernukleus untuk membentuk sel tunggal (zigot) atau peleburan nukleus.
  9. Fertilisasi Internal : Pembuahan yang terjadidi dalam tubuh induk.
  10. Fertilisasi External : Pembuahan yang terjadi di luar tubuh induk.
  11. Gametogenesis : Proses pembentukkan gamet || Proses diploid dan haploid yang mengalami pembelahan sel dan diferensiasi untuk membentuk gamet haploid dewasa.
  12. Spermatogenesis : Proses pembentukkan spermatozoa || Proses gametogenesis pada pria dengan cara pembelahan meiosis dan mitosis. Spermatogenesis pada sperma biasa terjadi di epididimis. Sedangkan tempat menyimpan sperma sementara, terletak di vas deferens.
  13. Oogenesis : Proses pembentukkan Ovum || Penciptaan ovum (sel telur) merupakan proses dari bentuk betina gametogenesis yang setara dengan jantan yakni spermatogenesis. Oogenesis berlangsung melibatkan pengembangan berbagai tahap reproduksi telur sel betina yang belum matang.
  14. Gamet : Sel-sel kelamin || Sel haploid khusus untuk fertilisasi. Gamet-gamet yang melebur dapat identik dalam bentuk dan ukuran (isogami) ataupun berbeda dalam satu atau kedua sifat tersebut (anisogami).
  15. Sperma / Spermatozoid / Spermatozoa : (berasal dari bahasa Yunani kuno: σπέρμα yang berarti benih, dan ζῷον yang berarti makhluk hidup) adalah sel dari sistem reproduksi laki-laki. (Membawa kromoson xx)
  16. Ovum / Sel Telur : Sel telur yang dihasilkan dari ovarium pada organisme berjenis kelamin betina. (Membawa kromoson xy)
  17. Zigot : Sel yang terbentuk sebagai hasil bersatunya dua sel kelamin yang telah masak atau proses perkembangbiakan sebelum janin atau calon janin/embrio pada rahim.
  18. Embrio : Anakkan hasil pengembangan lanjutan zigot setelah proses diferesiasi dan spesialisasi. Dalam organisme yang berkembang biak secara seksual, ketika satu sel sperma membuahi ovum, hasilnya adalah satu sel yang disebut zigotyang memiliki seluruh DNA dari kedua orang tuanya. Dalam tumbuhan, hewan, dan beberapa protista, zigot akan mulai membelah oleh mitosisuntuk menghasilkan organisme multiselular. Hasil dari proses ini disebut embrio.
  19. Fetus / Janin (latin = "Berisi bibit muda, Mengandung") : Perkembangan mamalia yang berkembang setelah fase embrio dan sebelum kelahiran.
  20. Menstruasi : Perubahan fisiologis dalam tubuh perempuan yang terjadi secara berkala dan dipengaruhi oleh hormon reproduksi || Pendarahan yang terjadi akibat luruhnya dinding dalam rahim (endometrium) yang banyak mengandung pembuluh darah.
  21. Menarche : Menstruasi yang terjadi pertama kali pada perempuan.
  22. Menopause : Masa-masa berhentinya menstruasi pada perempuan || Berhentinya secara fisiologis siklus menstruasi yang berkaitan dengan tingkat lanjut usia perempuan.
  23. Ejakulasi : Proses pemancaran sperma || Peristiwa keluarnya sperma dari penis dan biasanya disertai dengan orgasme.
  24. Penetrasi : pemasukkan alat kelamin pria ke alat kelamin perempuan.
  25. Implantasi : Pelekatan embrio pada dinding rahim.
  26. Ovulasi : Proses pematangan sel telur || Lepasnya sel telur dari ovarium.
  27. Bayi : Fetus yang sudah siap untuk dilahirkan.

Kamis, 09 Agustus 2012

Keunggulan dan Kelemahan Suatu Topologi (Struktur Jaringan)

Topologi dari suatu jaringan adalah bagaimana simpul-simpul berhubungan satu sama lain di dalam jaringan tersebut yang sangat tergantung dari jenis aplikasinya.
Bentuk dari topologi dapat dilihat sebagai berikut: 



1. Topologi BUS
     

Keunggulan
  • Jumlah Node tidak dibatasi, tidak seperti hub yang dibatasi oleh jumlah dari port (misal : 16 port untuk 16 node).
  • Kecepatan pengiriman data lebih cepat, karena data berjalan searah.
  • Lebih mudah dan murah jika ingin menambah atau mengurangi jumlah node, karena yang dibutuhkan hanya kabel dan konektornya saja.
  • Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
     Kelemahan
  • Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan

2. Topologi STAR
Keunggulan
  • Paling fleksibel.
  • Akses Kontrol terpusat.
  • Jika terjadi penambahan atau pengurangan terminal tidak mengganggu operasi yang sedang berlangsung.
  • Jika salah satu terminal rusak, maka terminal lainnya tidak mengalami gangguan.
  • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
  • Arus lalulintas informasi data lebih optimal atau tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
  • Tingkat keamanan termasuk tinggi.
  • Dengan adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan.
    Kelemahan
  • Jaringan tergantung pada terminal pusat.
  • Jumlah terminal terbatas, tergantung dari port yang ada pada hub.
  • Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
  • HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
  • Terlalu penting hub sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
  • Kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi lainnya.
  • Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.


3. Topologi RING
                                          Keunggulan



  • Hemat kabel.
  • Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan dari server .
  • Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat, karena data dapat bergerak ke kiri atau ke kanan.
  • Waktu untuk mengakses data lebih optimal.
  • Tidak terjadinya collision [dua paket data tercampur] atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada suatu saat.

     

      Kelemahan
  • Penambahan terminal /node menjadi lebih sulit bila port sudah habis.
  • Pengembangan jaringan lebih kaku.
  • Sulit mendeteksi kerusakan.
  • Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandles.
  • Setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.

Jumat, 25 Mei 2012

UNSUR INTRINSIK PUISI


UNSUR-UNSUR INTRINSIK PUISI


1.     Tema adalah : ide atau gagasan yang menduduki tempat utama di dalam cerita.
Hanya ada satu tema dalam satu puisi, walaupun puisinya panjang.

2.     Rasa : Rasa disebut juga arti emosional. Misalnya : sedih, senang, marah, heran, gembira dll.

3.     Nada dan suasana : sikap penyair  terhadap pembaca  atau penikmat karyanya. Terhadap pembaca, penyair bisa bersikap menasihati,menggurui, mengejek, mengimbau, mengajak,menyindir, dst.

4.     Amanat adalah : pesan yang akan disampaikan oleh pengarang.

5.     Diksi ialah : pilihan kata yang tepat.

Keberhasilan puisi dicapai dengan mengintensnsifkan pilihan kata yang tepat.

6.    Imajeri atau daya bayang ialah : Suatu kata atau kelompok kata yang digunakan untuk menggunakan kembali kesan-kesan panca indera dalam jiwa kita.
Jenis Imajeri :

a. Imajeri pandang
b. Imajeri dengar
c. Imajeri rasa
d. Imajeri kecap

contoh :  di pantai tepi memang tinggal terumbu hija
angin, amis membiusku



7.     Kata-kata konkret adalah : kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imajeri. Kata-kata iniberhubungan dengan kiasan atau lambang. kata-kata ini jika dilihat secara denotatif sama, tetapi secara konotatif tidak sama, bergantung pada situasi dan kondisi pemakainya.
Misal kata konkret salju: melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dll.
Setiap kita bertemu dengan gadis berkaleng kecil senyummu terlalu kekal untuk kenal duka. Lukisan gadis yang seorang pengemis gembel dengan kata gadis berkaleng kecil ·akan lebih konkret daripada gadis peminta-minta atau gadis miskin

8.     Gaya Bahasa adalah : cara mengungkapkan pikiran melalui kata-kata.

9.     Irama atau Ritme adalah meninggi atau merendahnya nada mengeras-melembut tekanannya, mempercepat-melambat temponya.

10. Rima atau unsur bunyi/sajak adalah persamaan bunyi dalam puisi dan unsur bunyi untuk menimbulkan kemerduan puisi unsur yang dapat memberikan efek terhadap makna nada dan suasana puisi tersebut.
Aliterasi : persamaan bunyi konsonan pada satu baris
Puisiasonansi : persamaan bunyi vokal pada suatu baris puisi.

Contoh :      tiang tanpa siang tanpa malam
seperti matahari mencintai bumi
Sedikitpun matamu tak berkeling (a)
Memandang ibumu sakit berguling (a)
Air matamu rak bercucuran (b)
Tinggalkan ibumu tak penghiburan (b)


Latihan Soal PKN materi Lembaga Negara

Soal buat kalian mudah buat belajar :D
Semoga berguna :D

ISIAN
  1. Orang yang memiliki hak dan kewajiban terhadap suatu negara disebut ...
  2. Orang yang bertempat tinngal di wilayah suatu negara disebut ...
  3. Sekelompok orang yang tinggal bersama di suatu daerah tertentu dan terikat pada nilai tertentu yang diterima bersama disebut ...
  4. MPR terdiri atas ...
  5. Lembaga MPR diatur dalam pasal ...
  6. Jika terjadi kekosongan presiden dan wapres, selanjutnya presiden dan wapres dipilih oleh ...
  7. UU tentang pemilu presiden dan wapres diatur dalam ...
  8. Menurut ketentuan, usia minimal calon presiden dan wapres adalah ...
  9. Jumlah DPR sekarang ...
  10. UU pemilu DPR, DPD, dan DPRD adalah nomor ...
  11. Lembaga yang bertugas memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara adalah ...
  12. Pengadilan negeri berkedudukan di ...
  13. Pengadilan tinggi berkedudukan di ...
  14. Yang berwenang membubarkan partai politik adalah ...
  15. Keanggotaan DPD dari setiap provinsi di Indonesia berjumlah ...
  16. Pemerintah daerah dibedakan atas ...
  17. Pemerintah daerah tingkat I diketuai oleh ...
  18. Pemerintah daerah tingkat II diketuai oleh ...
ESSAY
  1. Sebutkan dan jelaskan 3 fungsi DPR!
  2. Sebutkan 3 syarat umum calon presiden dan wapres sesuai pasal 6 dan 7 !

Rabu, 23 Mei 2012

Perbedaan antara Theorama Phytagoras dengan Kebalikan Theorama Phytagoras

Perbedaan antara Theorama Phytagoras dengan Kebalikan Theorama Phytagoras adalah kita menggunakan theorama phytagoras untuk menghitung panjang salah satu sisi segitiga siku-siku jika panjang kedua sisi lain diketahui dengan rumus :
a^2 (sisi hipotenusa yang dikuadratkan) = b^2 + c^2 (jumlah kedua sisi siku-siku yang sudah dikuadratkan), sedangkan kita menggunakan kebalikan theorama phytagoras untuk mengetahui/membuktikan apakah suatu segitiga adalah segitiga siku-siku dengan menggunakan rumus :
a^2+b^2 (jumlah kedua sisi siku-siku yang sudah dikuadratkan)=c^2 (sisi hipotenusa yang dikuadratkan)

Sistem Perekonomian di Dunia

1. Sistem Perekonomian Tradisional

Sistem Perekonomian Tradisional adalah sistem ekonomi yang bertujuan mempertahankan tradisi yang terjadi turun temurun.
Yang menganut paham ini : Indonesia (Suku Badui di Jawa Barat) 
          Ciri-cirinya, antara lain:
        ·         Belum adanya pembagian kerja yang jelas
        ·         Kurangnya peran masyarakat dalam berusaha
        ·         Produksi masih terbatas dan ditentukan sesuai kebutuhan
     ·         Pertukaran masih menggunakan sistem barter walaupun mata uang sudah digunakan
        ·         Penghasilan utama dari sektor agraris

            Kelebihannya, antara lain :
         ·         Tidak terjadi persaingan
         ·         Konflik-konflik ekonomi tidak terjadi
        ·         Cukup aman karena anggota masyarakat tidak dibebani dengan target-target yang harus dicapai
         ·         Tidak menimbilkan tekanan jiwa (stres) pada masyarakat.

            Kekurangannya antara lain :
         ·         Masyarakat bekerja semata-mata untuk memenuhi kebutuhan hidup dan bukan untuk meningkatkan kesejahteraan
        ·         Kegiatan ekonomi hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup semata dan bukan untuk mencari keuntungan
         ·         Jarang terjadi perubahan drajat dalam masyarakat karena dianggap tabu
     ·         Tidak memperhitungkan efisiensi penggunaan sumber daya secara maksimal.


2. Sistem Ekonomi Liberal/Kapitalis/Pasar

Sistem Ekonomi Liberal adalah suatu penerapan kehidupan ekonomi yang bebas, di mana warga negara diberi kebebasan untuk menentukan kegiatan ekonominya.


Negara-negara yang menganut paham liberal di benua Amerika adalah Amerika Serikat, Argentina, Bolivia, Brazil, Cili, Cuba, Kolombia, Ekuador, Honduras, Kanada, Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Uruguay, Venezuela, Aruba, Bahamas, Republik Dominika, Greenland, Grenada, Kosta Rika, Puerto Rico, Panama dan Suriname.

Negara-negara penganut paham liberal di Eropa yakni diantaranya adalah Albania, Armenia, Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Cyprus, Republik Cekoslovakia, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luxembourg, Macedonia, Moldova, Netherlands, Norwegia, Polandia, Portugal, Romania, Rusia, Serbia Montenegro, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Switzerland, Ukraina, United Kingdom, Andorra, Belarusia, Bosnia-Herzegovina, Kepulauan Faroe, Georgia, Irlandia dan San Marino.

Negara-negara yang menganut paham liberal di Asia antara lain adalah India, Iran, Israel, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Taiwan, Thailand, Turki, Myanmar, Kamboja, Hong Kong, Malaysia dan Singapura.

Negara yang menganut paham liberal di kepulauan Oceania adalah Australia dan Selandia Baru.

Sistem ekonomi liberal terbilang masih baru di Afrika. Pada dasarnya, liberalisme hanya dianut oleh mereka yang tinggal di Mesir, Senegal dan Afrika Selatan. Sekarang ini, kurang lebih liberalisme sudah dipahami oleh negara Aljazair, Angola, Benin, Burkina Faso, Mantol Verde, Côte D'Ivoire, Equatorial Guinea, Gambia, Ghana, Kenya, Malawi, Maroko, Mozambik, Seychelles, Tanzania, Tunisia, Zambia dan Zimbabwe.




Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah : 
  • Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal
  • Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya
  • Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba
  • Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta)
  • Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar
  • Persaingan dilakukan secara bebas
  • Peranan modal sangat vital

Kebaikan dari sistem ekonomi antara lain:
  • Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi
  • Setiap individu bebas memiliki sumber-sumber produksi
  • Munculnya persaingan untuk maju
  • Barang yang dihasilkan bermutu tinggi, karena barang yang tidak bermutu tidak akan laku dipasar
  • Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari laba

Kelemahan dari sistem ekonomi antara lain:
  • Sulitnya melakukan pemerataan pendapatan
  • Cenderung terjadi eksploitasi kaum buruh oleh para pemilik modal
  • Munculnya monopoli yang dapat merugikan masyarakat
  • Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasisumber daya oleh individu

3. Sistem Ekonomi Komando/Terpusat/Perencanaan Sentral/Etatisme

Sistem Ekonomi Komando adalah sistem ekonomi yang pengaturan kegiatan perekonomian direncanakan pemerintah, semua aktivitas, perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasannya dilakukan oleh pemerintah pusat.
Negara-negara yang menganut sistem ekonomi komando, antara lain : Kuba, Korea Utara, Jepang, Prancis, Cina, Vietnam, Swedia, Norwegia, dan Denmark. 
Ciri dari sistem ekonomi komando adalah : 
  • Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah
  • Hak milik perorangan tidak diakui
  • Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam kegiatan perekonomian
  • Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah

Kebaikan dari sistem ekonomi terpusat adalah:
  • Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran dan masalah ekonomi lainnya
  • Pasar barang dalam negeri berjalan lancar
  • Pemerintah dapat turut campur dalam hal pembentukan harga
  • Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan
  • Jarang terjadi krisis ekonomi

Kelemahan dari sistem ekonomi terpusat adalah :
  • Mematikan inisiatif individu untuk maju
  • Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
  • Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memilih sumber daya
  • Perhatikan bagaimana sistem ekonomi terpusat memecahkan persoalannya

4. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem Ekonomi Campuran adalah sistem ekonomi yang mengkombinasikan sistem-sistem ekonomi yang ada, khususnya mengambil segi positif dari sistem ekonomi liberal dan sistem ekonomi terpusat.
Negara-negara yang menganut sistem ekonomi campuran adalah : Malaysia, Maroko, Mesir, Filipina, Indonesia, Prancis, Afrika dan Amerika Latin. 
Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah : 
  • Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat
  • Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah
  • Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
  • Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang
  • Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

5. Sistem Ekonomi Merkantilisme

Merkantilisme adalah suatu system politik ekonomi yang sangat mementingkan perdagangan internasional dengan tujuan untuk memperbanyak asset dan modal yang dimiliki suatu Negara.
Negara-negara yang menganut sistem ekonomi merkantilisme adalah : Portugis, Spanyol, Romawi, Inggris, Perancis, Belanda, Jerman dan Italia.

6. Sistem Ekonomi Komunisme

komunisme adalah system perekonomian terpusat berarti kendali atau kekuasaan dipegang oleh satu lembaga atau orang. Dan system ekonomi ini menunjuk pemerintah sebagai satu-satunya pihak yang bertanggung jawab dan menetapkan semua keputusan.
Cirri khas system ekonomi terpusat :
• pemerintah sepenuhnya menentukan dan mengatur corak kegiatan ekonomi
• alat produksi dan sumber daya dikuasai dan dimiliki oleh pemerintah
• tidak ada kebebasan bagi setiap orang dalam kegiatan ekonomi.
• Produksi ditentukan oleh pemerintah.
Contoh Negara yang menganut system ekonomi komunisme :

RRC, Vietnam, Korea Utara, Laos, Kuba, Rusia, Tiongkok. 


7. Sistem Ekonomi Sosialisme

sosialisme adalah system ekonomi yang dikendalikan dan diawasi oleh pemerintah, tetapi masyarakat mempunyai kebebasan yang cukup untuk menentukan kegitan ekonomi yang ingin mereka lakukan.
Tujuan pokok adanya campur tangan pemerintah ialah untuk menghindari akibat-akibat negative dari system ekonomi bebas. Misalnya golongan yang makin lemah akan semakin tertindas dan golongan yang kuat semakin kokoh kedudukannya.


Ciri khas system ekonomi sosialis :
• factor-faktor produksi dimiliki bersama-sama antar pemerintah dan pihak swasta. Mereka juga bersama-sama melakukan kegiatan ekonomi.
• Hak milik individu diakui sepenuhnya.
Contoh Negara yang menganut system perekonomian sosialisme :
Rusia, Eropa timur, Kuba, Korea utara, RRC.


















Sabtu, 12 Mei 2012

Bahan Kimia dalam Kehidupan Sehari-hari


Cara Menghilangkan Kandungan Formalin

Menurut hasil temuan Dosen Program Studi Teknologi Pangan Universitas Katolik (UNIKA) Soegijapranata, bahwa untuk menghilangkan kadar formalin dalam produk makanan ternyata tidak terlalu sulit. Cukup direndam dengan air biasa, direbus hingga mendidih, dan digoreng, maka kadar formalin di dalam makanan bisa luntur. Karakteristik formalin adalah mudah larut dalam air sampai dengan konsentrasi 55 persen. Formalin juga sangat reaktif dalam kondisi basa. Oleh karena itu, formalin dalam makanan mudah larut apabila direndam dalam air biasa maupun air panas. Selain itu, titik didih formalin relatif rendah. Hal ini membuat kandungan formalin pada makanan akan mudah menguap saat perebusan atau penggorengan. Jadi, deformalinisasi itu sebenarnya tidak terlalu sulit. Secara sadar atau tidak, padagang tahu atau ibu rumah tangga sudah melakukan deformalinisasi itu dengan cara merendam tahu sebelum dimasak. Jarang sekali ada tahu yang dikonsumsi mentah. Menurut penelitian, formalin yang masuk ke pencernaan tidak akan berpengaruh negatif. Formalin yang melalui proses metabolisme akan sangat cepat (sekitar 1,5 terurai menjadi karbon dioksida dan air seni. Penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, kadar formalin baru akan menimbulkan toksifikasi atau pengaruh negarif jika mencapai enam gram. Kadar formalin lebih dari enam gram berpotensi menimbulkan efek kesehatan. Pada tahap akut, efek itu bisa berupa muntah, diare darah, kejang-kejang, vertigo, dan muntah darah. Adapun pada efek kronis dapat menimbukan dermatitis kronis, bronkitis, serta kemungkinan kanker.

A.    Bahan Kimia Tambahan Alami pada Makanan

1.     Bahan Pewarna Alami
Bahan pewarna alami lain yang juga sering digunakan, antara lain seperti berikut:
a.      daun pandan dan daun suji untuk menghasilkan warna hijau;
b.     gula merah dan karamel untuk menghasilkan warna cokelat;
c.      cabai, tomat, dan paprika untuk menghasilkan warna merah.

2.     Bahan Pemanis Alami
Zat pemanis alami yang biasa digunakan, dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.
1). Pemanis nutritif
Pemanis nutritif adalah pemanis alami yang menghasilkan kalori. Pemanis nutritif berasal dari tanaman (sukrosa/gula tebu, gula bit, xylitol dan fruktosa), dari hewan (laktosa, madu), dan dari hasil penguraian karbohidrat (sirop glukosa, dekstrosa, sorbitol).
2). Pemanis nonnutritif
Pemanis nonnutritif adalah pemanis alami yang tidak menghasilkan kalori. Pemanis nonnutritif berasal dari tanaman (steviosida), dan dari kelompok protein (miralin, monellin, thaumatin).

3.     Bahan Pengawet Alami
Bahan pengawet alami yang sering digunakan adalah garam, cuka, dan gula. Bahan pengawet alami ini digunakan untuk mengawetkan makanan agar selalu berada dalam kondisi baik.

4.     Bahan Penyedap Alami
Bahan penyedap alami yang sering digunakan untuk menimbulkan rasa gurih pada makanan, antara lain santan kelapa, susu sapi, dan kacang-kacangan. Selain itu, bahan penyedap lainnya yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan, antara lain lengkuas, ketumbar, cabai, kayu manis, dan pala.

B.    Bahan Kimia Tambahan Buatan pada Makanan
Bahan kimia buatan tergolong sebagai pewarna, pemanis, pengawet, dan penyedap antara lain :

1.     Bahan Pewarna Buatan
Bahan pewarna yang masih diperbolehkan untuk dipakai yaitu amarant (pewarna merah), tartrazine (pewarna kuning), erythrosine (pewarna merah), fast green FCF (pewarna hijau), sunset yellow (pewarna kuning), brilliant blue (pewarna biru).

2.     Bahan Pemanis Buatan
Pemanis buatan adalah bahan tambahan makanan buatan yang ditambahkan pada makanan atau minuman untuk menciptakan rasa manis. Makanan olahan yang biasa menggunakan pemanis buatan antara lain sirop, es mambo, kue atau roti.

3.     Bahan Pengawet Buatan
Bahan pengawet adalah bahan tambahan makanan yang mencegah atau menghambat fermentasi, pengasaman, atau peruraian lain terhadap makanan yang disebabkan oleh mikroorganisme. Secara garis besar zat pengawet dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:
1.     GRAS (Generally Recognized as Safe) yang umumnya bersifat alami, sehingga aman dan tidak berefek racun sama sekali.
2.     ADI (Acceptable Daily Intake), yang selalu ditetapkan batas penggunaan hariannya (daily intake) guna melindungi kesehatan konsumen.
3.     Zat pengawet yang memang tidak layak dikonsumsi atau berbahaya seperti boraks, formalin, dan rhodamin-B.

4.     Bahan Penyedap Buatan
Zat penyedap buatan dibedakan menjadi dua macam, yaitu zat penyedap aroma dan zat penyedap rasa. Zat penyedap aroma buatan terdiri dari senyawa golongan ester, antara lain oktil asetat (aroma buah jeruk), iso amil asetat (aroma buah pisang), dan iso amil valerat (aroma buah apel). Zat penyedap rasa yang banyak digunakan adalah monosodium glutamate (MSG) atau lebih populer dengan nama vetsin dengan berbagai merek yang beredar di pasar.